Telinga Untuk Mendengar

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Telinga Untuk Mendengar

Post  Joemedancom on Mon Apr 26, 2010 11:18 am

Telinga Untuk Mendengar



Filipi 2:3 ”Tanpa mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaiknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri.”

Walaupun orang Indian Amerika Utara tidak mengenal alfabet tulisan sebelum mereka bertemu orang kulit putih, bahasa mereka sama sekali tidak primitif. Kosa kata dari pelbagai bahasa Indian seluas kosa kata penakluk mereka, bangsa Perancis dan Inggris. Sering kali ungkapan-ungkapan mereka jauh lebih menyentuh perasaan. Menurut bahasa Indian, misalnya, konsep kata teman digambarkan dengan indah sebagai "orang yang memanggul kesedihan saya di punggungnya."
Seorang teman atau seorang anggota keluarga yang datang kepada Anda untuk mendapatkan penghiburan...atau bahkan menyatakan sedang membutuhkan nasihat...seringkali tidak menginginkan apapun selain kehadiran Anda, kesediaan Anda untuk mendengarkan dan kepedulian Anda melihat kesedihan mereka. Seorang pria muda menemukan konsep ini tidak lama setelah dia menikah. Istrinya sering tiba di rumah dari kantor dengan membawa cerita tentang kesulitan-kesulitannya sepanjang hari itu. Pria itu kerap kali menanggapi sikap itu dengan menyodorkan sara-saran atau cara penyelesaian. Akhirnya, sang istri berkata, "Aku telah menyelesaikan masalah-masalah hari ini." Dengan tertegun, suaminya bertanya, "Kalau begitu, mengapa engkau menceritakannya lagi?" Jawab istrinya, "Aku tidak membutuhkan tuan pemberes. Aku butuh telinga pemerhati."

Teman yang menyediakan perlindungan, baik secara fisik maupun emosional adalah pengayom yang sejati, seseorang yang menolong orang lain untuk menjadi tabah dalam menghadapi badai kehidupan.

Orang tidak peduli berapa banyak yang Anda tahu sebelum mereka tahu berapa banyak Anda peduli.

_________________
Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya ( Amsal 10:22 )

Joemedancom
Manusia biasa
Manusia biasa


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik