Kuasa dari Doa dan Puasa
Halaman 1 dari 1 • Share •
Kuasa dari Doa dan Puasa
Saya mau ceritakan sedikit perjalanan hidup perkawinan kami
Saya menikah di tanggal 9-9-2002 (9 September 2002)
*Diawal 3 tahun pertama kami belum memikirkan sekali masalah anak , mungkin karena ekonomi kami masih belum begitu baik, ya kalau TUHAN mau kasih anak ya terima saja , kalo belum di kasih , ya ngak papa juga (doa hanya sekedar berdoa setengah hati berdoa , dikasih anak ya terima, kalo tdk dikasih anak ya ngak papa juga )
*Di akhir 2005 , istri saya operasi Polip di Penang , dan istri saya bilang kenapa ngak sekalian cari dokter kandungan di Penang ,Kami cari dokter di RS Lam Hua , setelah mengikuti serangkaian test,istri saya tidak mengalami masalah yang berarti, tetapi saya dinyatakan bermasalah(karena sperma saya kurang sekali,bisa dibilang Mandul) dan dokternya memvonis kalau kami tidak bisa punya anak kalau tidak melalui proses bayi Tabung , kami pulang ke apartemen dan kami berdua menangis .
Kami sampai tidak percaya , kami cari lagi dokter di medan ,dan hasilnya sama ( saya yang bermasalah , sedangkan istri saya tidak ada masalah),kami minta dokter buka resep obat , kami mau coba dengan obat2an dulu, tidak mau langsung bayi Tabung. Kami di konseling oleh Pdt Bunsui , beliau mengatakan, tidak perlu kuatir karena umur kami berdua masih muda
Singkat cerita
Kami bosan mencari dokter dan tidak ada hasil yang berarti dan kami memutuskan untuk tidak mencari dokter lagi mulai dari awal 2007
*Mimpi buruk dan kekecewaan terhadap Tuhan datang menghadapi kami , Kejadiaannya terjadi di Oktober 2007 dimana istri dari adik saya(Eriadi Thomas) yang baru menikah ±1 tahun lebih, dinyatakan hamil oleh dokter. Istri saya langsung telepon Dokter di medan untuk konfirmasi program pembuatan Bayi Tabung yang akan kami jalankan pada Awal 2008, Saya sangat kecewa sekali , dari bulan oktober hingga desember saya tidak pernah ke gereja, karena kecewa terhadap Tuhan .(tetapi TUHAN terus tetap setia dan tidak pernah kecewakan kita , karena Tuhan punya rencana yang lebih besar buat kami)
*Bulan Desember 2007 , saya dan istri ke medan dan bertekad untuk membuat bayi tabung diawal bulan 2008 , dan kami di konseling oleh Pdt Bunsui ,sambil menangis saya menceritakan semua kekesalan dan kekecewaan saya terhadap Tuhan kepada Pdt Bunsui, Beliau sekali lagi mengatakan kalian masih muda dan tidak perlu buat bayi tabung dulu ,dan kalian kan masih belum meminta sungguh2 pada Tuhan, dan kami juga banyak diberi nasehat untuk harus terus melayani TUHAN,karena melayani Tuhan itu adalah suatu keharusan, karena DIA telah menebus kita dengan mati di Kayu Salib
Natal dan Tahun Baru 2008 Di Gereja Mu En
*Tanggal 1 Januari 2008 , saya masih ingat , saya duduk sama seperti Jemaat , disana Pembicaranya Anaknya Bapak Sefluis Luis , Disana ada diberikan kalender Meja , dan Kita haruskan menulis visi kita untuk 1 tahun kedepan , dan dituliskan di Halaman akhir di bulan desember 2008, Kami berdua sambil menangis menuliskan kata (Child) anak dalam bahasa inggris ,dan istri saya menuliskan tulisan yang sama , mungkin itu sudah menjadi kerinduan kami selama hampir 6 tahun kami menikah.
*Bulan Februari , kita kedatangan tamu dari Jakarta Pdt Dominggus , yang pernah 2x bangkit dari kematian , dan kami menceritakan kehidupan kami , dan meminta Beliau untuk secara khusus mendoakan kami , dan beliau juga menyarankan kami , untuk berdua berpuasa doa selama 40 hari berturut2. Dan harus mengakui semua dosa2 (bahkan dosa2 di masa lalu ) kita di hadapan Dia yang telah menyelamatkan kita
*Selama ini mungkin kita sudah berdoa lama , ada yang 1tahun ada yang bahkan lebih dari 5tahun ,10tahun , kenapa doa kita kadang tidak didengar Tuhan , sepertinya Tuhan tidak ada . Saya pernah merasakan hal yang seperti ini , sampai kecewa sekali, kok Tuhan tidak mendengar doa kita. Kita harus koreksi diri kita sendiri dulu, apakah kita sudah mengaku semua dosa2 kita , dosa2 masa lalu kita,
seperti ada firman yang tertulis di Yesaya 59: 1-2
(59:1 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.)
Dan kami mulai berdoa puasa 40 hari lamanya (berdoa dan memohon ampun atas semua dosa2 di masa lalu, yang telah saya lakukan, sambil berlutut), saya puasa dari jam 12 malam tidak makan dan minum lagi hingga jam 6 sore, dan menjalankan aktivitas seperti biasa . ( kalau dengan kekuatan sendiri mungkin saya tidak sanggup. Tapi saya mengandalkan kekuatan Tuhan untuk melakukannya ) . istri saya juga ikut berpuasa ,tetapi boleh meminum air putih (seperti puasa daniel)
Dan Mujizat itu terjadi di hari ke 34 kami berpuasa , Tuhan telah menjawab doa kami .Istri saya di nyatakan hamil. Dan anak yang didalam kandungan istri saya juga sudah merasakan bagaimana berpuasa.
Saya terus menyelesaikan puasa saya , sedangkan istri saya tidak berpuasa lagi,
Disini juga ada kesaksian kecil . Jika Kita sungguh2 memohon kepada Tuhan , hubungan kita yang tidak baik , juga akan di pulihkan
Sebelum istri saya hamil , kami berencana untuk pergi refreshing ke Bali , Jadi saya pesan tiket AirAsia dari jauh2 hari , untuk keberangkatan Bulan april . Jadi pas pesan tiketnya istri saya belum hamil. Pas mau berangkat, istri saya sudah ketahuan hamil, jadi orangtua menyarankan untuk istri saya tidak usah pergi, padahal , kami telah Tanya 2 orang dokter kandungan , bahwa tidak ada masalah dengan ibu hamil , jika ingin naik pesawat terbang, tapi dokter ada menyarankan lebih baik mendengar nasehat orang tua .
Jadi istri saya tidak pergi , dan diganti dengan ibu saya .
Ini betul2 rencana Tuhan , bila ibu saya tidak ikut saya , saya tidak mungkin tinggal di tempat paman saya yang di Jakarta.( saya mempunyai masalah dengan paman saya yang di Jakarta ini. Saya ada perasaaan tidak suka dengan paman saya ini , mungkin sakit hati masa lalu,karena ada kata2 yang pernah menyakitkan hati saya ) .dan bila saya pergi dengan istri saya ,sudah pasti saya tidak akan singgah ke tempat paman saya di Jakarta ini . Ini betul2 karya Tuhan , hubungan paman saya bisa di pulihkan kembali . Paman saya mengantar saya untuk mencari barang yang saya mau , padahal tempat nya sangat jauh dari tempat kami tinggal. Saya merasa hubungan itu terjalin kembali .
selama 9 bulan penantian bukan tidak ada masalah , banyak masalah terjadi dan banyak juga anugrah Tuhan yang telah memenangkan kami dan menolong kami untuk melewati setiap masalah
Singkat cerita
Dalam proses Melahirkan juga banyak sekali kendala. saya mulai berpuasa 40 hari lagi hingga tanggal 25 desember 2008 untuk 3 masalah ini :
*mencari dokter yang tepat
* rumah sakit apakah di aceh atau di medan
*proses melahirkan secara normal apa dengan operasi.
Rencana awal , saya merasa lebih baik melahirkan di Lhokseumawe , kami merasa peralatan di Rumah Sakit bersalin di aceh juga sudah lumayan bagus , terlihat juga banyak orang kita etnis tionghua banyak yang melahirkan di Lhokseumawe , belakangan kami berdoa , dan mengambil keputusan untuk di RS Rosiva dengan pertimbangan untuk keselamatan ibu dan bayi , dan di medan dokternya mungkin lebih berpengalaman dalam menangani kasus yang berat
Kami mencari dokter Djamin (Kami sudah banyak mencari dokter2 dan mungkin dokter terakhir ini yang kami rasa tepat) , dan kami merasa nyaman dan bisa bertukar pikiran dengan dokter ini , dan dia menyarankan untuk operasi karena kami telah lama menunggu , beberapa kali kami kesana untuk check up dan konsultasi , dokter nya terus menyarankan kami untuk operasi ,
*Tanggal 19 Desember 2008 pagi, istri saya datang mens walaupun hanya sedikit , istri saya telepon dokternya ,dan dokternya menyarankan untuk langsung pergi kerumah sakit rosiva untuk cek ,
jam 10 pagi, kami ke rumah sakit , dan disana susternya mencek sudah buka pintu berapa (Nb: dalam proses melahirkan normal ada istilah sudah buka pintu berapa . paling kecil 1 dan maksimal 10 , dan proses melahirkan normal harus buka pintu 10 baru anaknya bisa melalui proses normal), susternya baru memasukkan tangannya untuk mencek, istri saya menjerit, katanya sangat sakit sekali , dan susternya langsung bilang , kalo sakit begini saya sudah ngak bisa tahan gimana bisa normal. Karena harus sakitnya 2x lebih sakit dari yang sekarang.(susternya menvonis tidak bisa normal karena istri saya tidak tahan sakitnya) dan di cek baru buka pintu1 dan dokter menyarankan pulang dulu ,
*karena belum tanda2 melahirkan , kami takut , sorenya jam 4 sore kami langsung ke tempat praktek dokter Djamin ,sebelum kami berangkat ke prakteknya kami berdoa , bergandengan tangan , kami memohon hikmat Tuhan memakai dokter ini untuk menolong kami , dan memberitahukan kami harus operasi atau normal. Sampai disana , kami orang nomor 1 yang di panggil . dan mujizat terjadi, dokter yang selama ini menyuruh kami operasi ,menyarankan istri saya untuk menunggu hingga sakit dulu, dan bisa tidak tahan sakit , maka baru di operasi .(dokter yang terus-menerus menyarankan kami operasi tiba2 berubah 180derajat menyuruh kami normal).
Besok pagi nya tanggal 20 Desember 2008 Istri saya sudah mengeluh sakit dari jam 7 pagi . dan mens nya terus datang .
Sebelum saya lanjut ke proses melahirkan
Selama ini saya sangat khawatir masalah anak kita bisa tertukar dirumah sakit , khawatir akan keselamatan ibu dan bayi. Khawatir apa bayinya sehat jasmani atau tidak ,sehat rohani atau tidak. Sampai saya bilang sama dokter nya apa saya boleh mengambil gambar dari proses melahirkan istri saya. Semua dokter yang saya pergi, saya pasti tanya apa bisa saya mengambil gambar dari proses melahirkan istri saya (banyak sekali kekhawatir yang ada dalam pikiran saya)
Tapi benar2 anugerah Tuhan . disaat saya menyerahkan semua kekhawatiran saya kedalam tangan Tuhan, kekhawatiran yang selama ini ada didalam hati saya hilang . dan saya berani mengatakan disaat penantian anak saya lahir , saya tiada ada khawatir sedikit pun , karena yakin Tangan TUHAN yang akan menarik anak saya keluar dan saya juga mengaminin Yesaya 66: 9
(66:9 Masakan Aku membukakan rahim orang, dan tidak membuatnya melahirkan? firman TUHAN. Atau masakan Aku membuat orang melahirkan, dan menutup rahimnya pula? firman Allahmu.) .
Dan ini yang membuat saya yakin bahwa istri saya pasti bisa melahirkan secara normal.dalam doa saya terus mengaminin firman Tuhan ini.
Kembali kita ke proses melahirkan
20Desember2008 , istri saya sudah mengeluhkan sakit perut dari jam 7 pagi , setelah siap2 semua , istri saya bilang dia mau membelikan sarapan pagi buat mamanya sebelum berangkat kerumah sakit , sambil menahan sakit , istri saya mengantar sarapan buat mamanya, dan langsung berangkat kerumah sakit .
Masuk rumah sakit jam 10.40 , dan suster cek , uda buka pintu 4, dan tidak langsung memberikan infus tetapi di suruh jalan2 dulu . Hingga jam 11.30 infus pun dipasang. Setelah infus di pasang istri saya menjerit kesakitan, beberapa menit sekali ,saya berada disamping istri untuk terus mensupport dia ,sampai istri saya tidak tahan lagi dan minta di operasi, dan saya bilang sama istri saya , kamu pasti bisa bertahan, minta tolong pada Tuhan . dan saya dapat merasakan mujizat Tuhan terjadi. Disaat istri saya berkata “Tolong Saya Tuhan Yesus” maka kesakitan langsung mereda, sakit datang lagi dan berseru lagi “Tolong Saya Tuhan Yesus”, sakit nya reda lagi , sakit lagi dan berseru lagi, sakit nya langsung reda , terus beberapa kali . sampai sekitar 12.30 siang , susternya mengecek dan pintu 10 telah terbuka dan posisi bayi sudah sempurna dan siap untuk dilahirkan . susternya langsung telepon dokternya, dan 5 menit dokternya sudah sampai di kamar bersalin, suster mempersiapkan alat untuk proses melahirkan , ± 3x proses pendorongan , Akhirnya Natalie Graciella Thomas (Grace) lahir dengan bobot 3.3Kg dan panjang 50 cm.
Grace langsung di sedot cairan didalam tubuhnya dengan 3 selang . 2 di hidung dan 1dimulut, dan hanya mengeluarkan suara oa 1x setelah itu diam (tidak ada tangis yang berarti), dan dibawa ke ruang bayi untuk di bersihkan dan di bungkus dengan kain.
Disini juga dapat dilihat Tuhan memampukan saya untuk melihat darah, selama ini saya tidak bisa melihat darah , asal melihat darah saya pasti bisa pusing, tetapi Tuhan memampukan saya untuk melihat darah.
Saya yakin dan percaya , jika kita semua dengan sepenuh hati berpuasa dan berlutut berdoa memohon dan mengakui segala dosa2 maka Tuhan pasti akan mendengar setiap doa kita .
Disaat kita meninggalkan Tuhan , Tuhan tidak pernah meninggalkan kita , Dia tetap setia dulu sekarang dan selamanya.
Matius 19: 26 mengatakan
19:26 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."
Janji Tuhan Seperti Fajar Pagi Hari , Yang tidak terlambat bersinar
Melalui kesaksian ini , kita semua (termasuk saya) belajar untuk mengantungkan seluruh hidup kita 100% kepada Tuhan , apapun masalahnya , baik yang besar maupun hal yang sepele sekalipun,biar Tuhan yang berkarya atas hidup kita , bila kita menyerahkan semuanya kepada Tuhan maka Tuhan akan memberikan anugrahNya yang terindah buat kita.
Amin.
Terima Kasih
Saya menikah di tanggal 9-9-2002 (9 September 2002)
*Diawal 3 tahun pertama kami belum memikirkan sekali masalah anak , mungkin karena ekonomi kami masih belum begitu baik, ya kalau TUHAN mau kasih anak ya terima saja , kalo belum di kasih , ya ngak papa juga (doa hanya sekedar berdoa setengah hati berdoa , dikasih anak ya terima, kalo tdk dikasih anak ya ngak papa juga )
*Di akhir 2005 , istri saya operasi Polip di Penang , dan istri saya bilang kenapa ngak sekalian cari dokter kandungan di Penang ,Kami cari dokter di RS Lam Hua , setelah mengikuti serangkaian test,istri saya tidak mengalami masalah yang berarti, tetapi saya dinyatakan bermasalah(karena sperma saya kurang sekali,bisa dibilang Mandul) dan dokternya memvonis kalau kami tidak bisa punya anak kalau tidak melalui proses bayi Tabung , kami pulang ke apartemen dan kami berdua menangis .
Kami sampai tidak percaya , kami cari lagi dokter di medan ,dan hasilnya sama ( saya yang bermasalah , sedangkan istri saya tidak ada masalah),kami minta dokter buka resep obat , kami mau coba dengan obat2an dulu, tidak mau langsung bayi Tabung. Kami di konseling oleh Pdt Bunsui , beliau mengatakan, tidak perlu kuatir karena umur kami berdua masih muda
Singkat cerita
Kami bosan mencari dokter dan tidak ada hasil yang berarti dan kami memutuskan untuk tidak mencari dokter lagi mulai dari awal 2007
*Mimpi buruk dan kekecewaan terhadap Tuhan datang menghadapi kami , Kejadiaannya terjadi di Oktober 2007 dimana istri dari adik saya(Eriadi Thomas) yang baru menikah ±1 tahun lebih, dinyatakan hamil oleh dokter. Istri saya langsung telepon Dokter di medan untuk konfirmasi program pembuatan Bayi Tabung yang akan kami jalankan pada Awal 2008, Saya sangat kecewa sekali , dari bulan oktober hingga desember saya tidak pernah ke gereja, karena kecewa terhadap Tuhan .(tetapi TUHAN terus tetap setia dan tidak pernah kecewakan kita , karena Tuhan punya rencana yang lebih besar buat kami)
*Bulan Desember 2007 , saya dan istri ke medan dan bertekad untuk membuat bayi tabung diawal bulan 2008 , dan kami di konseling oleh Pdt Bunsui ,sambil menangis saya menceritakan semua kekesalan dan kekecewaan saya terhadap Tuhan kepada Pdt Bunsui, Beliau sekali lagi mengatakan kalian masih muda dan tidak perlu buat bayi tabung dulu ,dan kalian kan masih belum meminta sungguh2 pada Tuhan, dan kami juga banyak diberi nasehat untuk harus terus melayani TUHAN,karena melayani Tuhan itu adalah suatu keharusan, karena DIA telah menebus kita dengan mati di Kayu Salib
Natal dan Tahun Baru 2008 Di Gereja Mu En
*Tanggal 1 Januari 2008 , saya masih ingat , saya duduk sama seperti Jemaat , disana Pembicaranya Anaknya Bapak Sefluis Luis , Disana ada diberikan kalender Meja , dan Kita haruskan menulis visi kita untuk 1 tahun kedepan , dan dituliskan di Halaman akhir di bulan desember 2008, Kami berdua sambil menangis menuliskan kata (Child) anak dalam bahasa inggris ,dan istri saya menuliskan tulisan yang sama , mungkin itu sudah menjadi kerinduan kami selama hampir 6 tahun kami menikah.
*Bulan Februari , kita kedatangan tamu dari Jakarta Pdt Dominggus , yang pernah 2x bangkit dari kematian , dan kami menceritakan kehidupan kami , dan meminta Beliau untuk secara khusus mendoakan kami , dan beliau juga menyarankan kami , untuk berdua berpuasa doa selama 40 hari berturut2. Dan harus mengakui semua dosa2 (bahkan dosa2 di masa lalu ) kita di hadapan Dia yang telah menyelamatkan kita
*Selama ini mungkin kita sudah berdoa lama , ada yang 1tahun ada yang bahkan lebih dari 5tahun ,10tahun , kenapa doa kita kadang tidak didengar Tuhan , sepertinya Tuhan tidak ada . Saya pernah merasakan hal yang seperti ini , sampai kecewa sekali, kok Tuhan tidak mendengar doa kita. Kita harus koreksi diri kita sendiri dulu, apakah kita sudah mengaku semua dosa2 kita , dosa2 masa lalu kita,
seperti ada firman yang tertulis di Yesaya 59: 1-2
(59:1 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.)
Dan kami mulai berdoa puasa 40 hari lamanya (berdoa dan memohon ampun atas semua dosa2 di masa lalu, yang telah saya lakukan, sambil berlutut), saya puasa dari jam 12 malam tidak makan dan minum lagi hingga jam 6 sore, dan menjalankan aktivitas seperti biasa . ( kalau dengan kekuatan sendiri mungkin saya tidak sanggup. Tapi saya mengandalkan kekuatan Tuhan untuk melakukannya ) . istri saya juga ikut berpuasa ,tetapi boleh meminum air putih (seperti puasa daniel)
Dan Mujizat itu terjadi di hari ke 34 kami berpuasa , Tuhan telah menjawab doa kami .Istri saya di nyatakan hamil. Dan anak yang didalam kandungan istri saya juga sudah merasakan bagaimana berpuasa.
Saya terus menyelesaikan puasa saya , sedangkan istri saya tidak berpuasa lagi,
Disini juga ada kesaksian kecil . Jika Kita sungguh2 memohon kepada Tuhan , hubungan kita yang tidak baik , juga akan di pulihkan
Sebelum istri saya hamil , kami berencana untuk pergi refreshing ke Bali , Jadi saya pesan tiket AirAsia dari jauh2 hari , untuk keberangkatan Bulan april . Jadi pas pesan tiketnya istri saya belum hamil. Pas mau berangkat, istri saya sudah ketahuan hamil, jadi orangtua menyarankan untuk istri saya tidak usah pergi, padahal , kami telah Tanya 2 orang dokter kandungan , bahwa tidak ada masalah dengan ibu hamil , jika ingin naik pesawat terbang, tapi dokter ada menyarankan lebih baik mendengar nasehat orang tua .
Jadi istri saya tidak pergi , dan diganti dengan ibu saya .
Ini betul2 rencana Tuhan , bila ibu saya tidak ikut saya , saya tidak mungkin tinggal di tempat paman saya yang di Jakarta.( saya mempunyai masalah dengan paman saya yang di Jakarta ini. Saya ada perasaaan tidak suka dengan paman saya ini , mungkin sakit hati masa lalu,karena ada kata2 yang pernah menyakitkan hati saya ) .dan bila saya pergi dengan istri saya ,sudah pasti saya tidak akan singgah ke tempat paman saya di Jakarta ini . Ini betul2 karya Tuhan , hubungan paman saya bisa di pulihkan kembali . Paman saya mengantar saya untuk mencari barang yang saya mau , padahal tempat nya sangat jauh dari tempat kami tinggal. Saya merasa hubungan itu terjalin kembali .
selama 9 bulan penantian bukan tidak ada masalah , banyak masalah terjadi dan banyak juga anugrah Tuhan yang telah memenangkan kami dan menolong kami untuk melewati setiap masalah
Singkat cerita
Dalam proses Melahirkan juga banyak sekali kendala. saya mulai berpuasa 40 hari lagi hingga tanggal 25 desember 2008 untuk 3 masalah ini :
*mencari dokter yang tepat
* rumah sakit apakah di aceh atau di medan
*proses melahirkan secara normal apa dengan operasi.
Rencana awal , saya merasa lebih baik melahirkan di Lhokseumawe , kami merasa peralatan di Rumah Sakit bersalin di aceh juga sudah lumayan bagus , terlihat juga banyak orang kita etnis tionghua banyak yang melahirkan di Lhokseumawe , belakangan kami berdoa , dan mengambil keputusan untuk di RS Rosiva dengan pertimbangan untuk keselamatan ibu dan bayi , dan di medan dokternya mungkin lebih berpengalaman dalam menangani kasus yang berat
Kami mencari dokter Djamin (Kami sudah banyak mencari dokter2 dan mungkin dokter terakhir ini yang kami rasa tepat) , dan kami merasa nyaman dan bisa bertukar pikiran dengan dokter ini , dan dia menyarankan untuk operasi karena kami telah lama menunggu , beberapa kali kami kesana untuk check up dan konsultasi , dokter nya terus menyarankan kami untuk operasi ,
*Tanggal 19 Desember 2008 pagi, istri saya datang mens walaupun hanya sedikit , istri saya telepon dokternya ,dan dokternya menyarankan untuk langsung pergi kerumah sakit rosiva untuk cek ,
jam 10 pagi, kami ke rumah sakit , dan disana susternya mencek sudah buka pintu berapa (Nb: dalam proses melahirkan normal ada istilah sudah buka pintu berapa . paling kecil 1 dan maksimal 10 , dan proses melahirkan normal harus buka pintu 10 baru anaknya bisa melalui proses normal), susternya baru memasukkan tangannya untuk mencek, istri saya menjerit, katanya sangat sakit sekali , dan susternya langsung bilang , kalo sakit begini saya sudah ngak bisa tahan gimana bisa normal. Karena harus sakitnya 2x lebih sakit dari yang sekarang.(susternya menvonis tidak bisa normal karena istri saya tidak tahan sakitnya) dan di cek baru buka pintu1 dan dokter menyarankan pulang dulu ,
*karena belum tanda2 melahirkan , kami takut , sorenya jam 4 sore kami langsung ke tempat praktek dokter Djamin ,sebelum kami berangkat ke prakteknya kami berdoa , bergandengan tangan , kami memohon hikmat Tuhan memakai dokter ini untuk menolong kami , dan memberitahukan kami harus operasi atau normal. Sampai disana , kami orang nomor 1 yang di panggil . dan mujizat terjadi, dokter yang selama ini menyuruh kami operasi ,menyarankan istri saya untuk menunggu hingga sakit dulu, dan bisa tidak tahan sakit , maka baru di operasi .(dokter yang terus-menerus menyarankan kami operasi tiba2 berubah 180derajat menyuruh kami normal).
Besok pagi nya tanggal 20 Desember 2008 Istri saya sudah mengeluh sakit dari jam 7 pagi . dan mens nya terus datang .
Sebelum saya lanjut ke proses melahirkan
Selama ini saya sangat khawatir masalah anak kita bisa tertukar dirumah sakit , khawatir akan keselamatan ibu dan bayi. Khawatir apa bayinya sehat jasmani atau tidak ,sehat rohani atau tidak. Sampai saya bilang sama dokter nya apa saya boleh mengambil gambar dari proses melahirkan istri saya. Semua dokter yang saya pergi, saya pasti tanya apa bisa saya mengambil gambar dari proses melahirkan istri saya (banyak sekali kekhawatir yang ada dalam pikiran saya)
Tapi benar2 anugerah Tuhan . disaat saya menyerahkan semua kekhawatiran saya kedalam tangan Tuhan, kekhawatiran yang selama ini ada didalam hati saya hilang . dan saya berani mengatakan disaat penantian anak saya lahir , saya tiada ada khawatir sedikit pun , karena yakin Tangan TUHAN yang akan menarik anak saya keluar dan saya juga mengaminin Yesaya 66: 9
(66:9 Masakan Aku membukakan rahim orang, dan tidak membuatnya melahirkan? firman TUHAN. Atau masakan Aku membuat orang melahirkan, dan menutup rahimnya pula? firman Allahmu.) .
Dan ini yang membuat saya yakin bahwa istri saya pasti bisa melahirkan secara normal.dalam doa saya terus mengaminin firman Tuhan ini.
Kembali kita ke proses melahirkan
20Desember2008 , istri saya sudah mengeluhkan sakit perut dari jam 7 pagi , setelah siap2 semua , istri saya bilang dia mau membelikan sarapan pagi buat mamanya sebelum berangkat kerumah sakit , sambil menahan sakit , istri saya mengantar sarapan buat mamanya, dan langsung berangkat kerumah sakit .
Masuk rumah sakit jam 10.40 , dan suster cek , uda buka pintu 4, dan tidak langsung memberikan infus tetapi di suruh jalan2 dulu . Hingga jam 11.30 infus pun dipasang. Setelah infus di pasang istri saya menjerit kesakitan, beberapa menit sekali ,saya berada disamping istri untuk terus mensupport dia ,sampai istri saya tidak tahan lagi dan minta di operasi, dan saya bilang sama istri saya , kamu pasti bisa bertahan, minta tolong pada Tuhan . dan saya dapat merasakan mujizat Tuhan terjadi. Disaat istri saya berkata “Tolong Saya Tuhan Yesus” maka kesakitan langsung mereda, sakit datang lagi dan berseru lagi “Tolong Saya Tuhan Yesus”, sakit nya reda lagi , sakit lagi dan berseru lagi, sakit nya langsung reda , terus beberapa kali . sampai sekitar 12.30 siang , susternya mengecek dan pintu 10 telah terbuka dan posisi bayi sudah sempurna dan siap untuk dilahirkan . susternya langsung telepon dokternya, dan 5 menit dokternya sudah sampai di kamar bersalin, suster mempersiapkan alat untuk proses melahirkan , ± 3x proses pendorongan , Akhirnya Natalie Graciella Thomas (Grace) lahir dengan bobot 3.3Kg dan panjang 50 cm.
Grace langsung di sedot cairan didalam tubuhnya dengan 3 selang . 2 di hidung dan 1dimulut, dan hanya mengeluarkan suara oa 1x setelah itu diam (tidak ada tangis yang berarti), dan dibawa ke ruang bayi untuk di bersihkan dan di bungkus dengan kain.
Disini juga dapat dilihat Tuhan memampukan saya untuk melihat darah, selama ini saya tidak bisa melihat darah , asal melihat darah saya pasti bisa pusing, tetapi Tuhan memampukan saya untuk melihat darah.
Saya yakin dan percaya , jika kita semua dengan sepenuh hati berpuasa dan berlutut berdoa memohon dan mengakui segala dosa2 maka Tuhan pasti akan mendengar setiap doa kita .
Disaat kita meninggalkan Tuhan , Tuhan tidak pernah meninggalkan kita , Dia tetap setia dulu sekarang dan selamanya.
Matius 19: 26 mengatakan
19:26 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."
Janji Tuhan Seperti Fajar Pagi Hari , Yang tidak terlambat bersinar
Melalui kesaksian ini , kita semua (termasuk saya) belajar untuk mengantungkan seluruh hidup kita 100% kepada Tuhan , apapun masalahnya , baik yang besar maupun hal yang sepele sekalipun,biar Tuhan yang berkarya atas hidup kita , bila kita menyerahkan semuanya kepada Tuhan maka Tuhan akan memberikan anugrahNya yang terindah buat kita.
Amin.
Terima Kasih

Grace- Admin

Re: Kuasa dari Doa dan Puasa
Nice Testimony...
Nice Signature too. BERSAMA TUHAN SEGALANYA MUNGKIN
Jesus Loves You...
Nice Signature too. BERSAMA TUHAN SEGALANYA MUNGKIN
Jesus Loves You...

Phoenix- Senior Member

Similar topics» [b]Puasa Ramadhan dalam Tafsir[/b]
» Salam dari Medan ...!!
» Setiyo dari Yogyakarta
» BALESAN UFO DARI KYUHYUN ^^
» Parodinal ..... developer dari 'paracetamol'
» Salam dari Medan ...!!
» Setiyo dari Yogyakarta
» BALESAN UFO DARI KYUHYUN ^^
» Parodinal ..... developer dari 'paracetamol'
Halaman 1 dari 1
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik
» Memberi Dengan Sukacita
» Memberi Oksigen Bagi Orang Lain
» Mengendalikan Diri
» Seorang Sahabat
» Serahkan Hidup Anda Pada Sang Maestro
» Hidup Dalam Kerajaan Allah
» Panik? Sudah Bertanya Pada Tuhan Belum...
» Saya Buta, Tolonglah Saya